Skip to main content

I Heart Banduung :)


Sometimes it is really needed to escape from reality. Doing the same thing every day is boring isnt it? Going another places can boost my mood. Alhamdulillaah I got the chance to go out from daily routines last week. Although I did it with my office partner I pretty thankful anyway. It was an office yearly outing, this time was Bandung, and the most excited thing was, it was totally free! Yeay!

14 hours was spent on train to Bandung that almost drive us crazy, but it was fun. I knew it from the beginning Iam not interested that much in shopping so I asked my friend in Bandung to drag me away from the group itinerary. I wanted to see the real Bandung, something that dont exist in Surabaya.

In general, the itinerary was going to Trans Studio (The biggest indoor rides in Indonesia), Cihampeulas (shopping street), Kawah Putih (White Crater), Paris Van Java (Bandung shopping mall icon), Cibaduyut (shopping anything made of leather), Jalan Riau (Factory outlets and Distros), and Pasar Baru (place for bargains). See? Lots of shopping place! I need more than that.

Alhamdulillah, I really thank to my friend in Bandung who spent time to accompany me to go to interesting places in Bandung. And horray, he took me to a stargazing place! Named Punclut and Moko. This is what I need. Counting stars on clear night. It was so cold at that place. We ate dinner while starring at the night sky. I ate Jengkol for the first time! Guess what? I enjoyed it, it was delicious! haha. And I also tried Bandrex (a mix of water, ginger, and milk) and Bajigur (I dont know what this drink made of).

Over all, I loved the trip. I like the fresh air, the water, the food, the drink, the places, and the people of Bandung. Travelling makes me learn so many things. Give me new spirit, inspiration, and motivation.  I heart you Banduung. Thank you my Lord. Alhamdulillaaah.

Because a journey always means a lot for the tired soul.

 “A man go abroad to see the beauty of others. I see the beauty of Bandung by its people. We’re different but thats cool isnt it? To be different but unite. I love Indonesia.”

Surabaya, October 21st, 2014.

*for more photos just visit instagram.com/shannazwakid

Comments

Popular posts from this blog

Kamu Tahun Baruan?

Pas pergantian tahun kemarin pada ngerayain nggak teman-teman? Kalau saya entah kenapa dari dulu nggak terlalu excited sama yang namanya tahun baruan. Mungkin karena sejak dulu sama orang tua nggak dibolehin kemana-mana juga pas malam tahun baru hehe. Paling yang bikin excited biasanya pas malam tahun baru ada film bagus yang ditayangin di tv. Meski sekarang nggak terlalu excited juga sih karena zaman sekarang sudah bisa download film terbaru di internet, eh, hehe. Lagipula menurut saya merayakan pergantian tahun sebegitu hebohnya juga pemborosan. Toh pergantian tahun juga sama seperti hari-hari biasa kan. Apakah ada yang special? Let me know if you do. Apalagi sebagai seorang muslim pergantian tahun baru kita sebetulnya itu bukan tahun Masehi tapi Hijriah yaitu setiap tanggal 1 Muharram. Peristiwa bersejarah hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah menjadi awal perhitungan kalender dalam islam. Tapii bukan berarti mesti diperingati dengan heboh dan boros juga yaa. Alangkah ...

Ah, Ternyata Aku

17 September 2012 Hari ini aku dapet dua kabar yang sangat bertolak belakang. Pertama, hasil tes LJ D4 PENS udah keluar, sesuai dugaan, aku nggak masuk. Aku dapet kabar ini waktu nunggu interview di Shafira Tour and Travel. Bayangkan gimana shocknya denger kabar itu, tapi untungnya aku udah selese interview, jadi sedikit bisa menenangkan diri.   Kedua, hasil tes interview Shafira Tour and Travel langsung diumumin hari itu, Alhamdulillah I got the job! Rasanya seperti dejavu 3 tahun lalu waktu liat pengumuman SNMPTN yang hasilnya sama, nggak diterima juga. Mengingat aku sudah mengalami hal yang serupa dulu, harusnya aku bisa lebih tangguh menerima yang sekarang. Tapi sehebat apapun aku belajar dari 3 tahun lalu, eh masih aja sedih banget rasanya denger kabar itu.

Rumit

Pernah tidak kamu mengerjakan soal matematika yang rumit sekali? Persamaan-persamaan apalah itu yang baru dilihat saja sudah bikin puyeng. Ah, itu masih belum seberapa. Pernah tidak kamu tahu ada seorang perempuan yang bingung dengan perasaannya sendiri? Apa kamu bisa memecahkannya? Jangankan kamu, perempuan itu sendiri saja belum tentu bisa. Ini lebih rumit dari soal matematika paling rumit sekalipun! Mungkin hanya Allah saja yang tahu bagaimana sebenarnya perasaan seorang perempuan itu. Maha Besar Allah yang menggenggam hati setiap hambaNya. Termasuk perempuan. Termasuk saya. Nah! Surabaya, 14 Februari 2016