Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Life

Anak-Anak Ramai di Masjid?

Siapa yang tidak ingin beribadah dengan khusyuk ketika berada di masjid? Insha Allah semua muslim pasti ingin kan? Nah tapi gimana kalau banyak anak-anak kecil rame banget di masjid? Main kejar-kejaran, teriak-teriak, mondar-mandir ke sana kemari? Gimana tuh? Terganggu? Pasti! karena salah satu faktor seseorang dapat beribadah dengan khusyuk adalah suasana yang tenang dan kondusif. Tapiii saya juga tidak setuju sih kalau mereka dimarahi atau bahkan diusir dari masjid. Kenapa? Karena mereka generasi penerus islam. Apa jadinya kalau masjid yang seharusnya menjadi tempat cikal bakal pencetak generasi emas islam namun tidak ramah terhadap mereka? Bagaimana kalau mereka berpaling? Bagaimana kalau mereka pada akhirnya takut pergi ke masjid? Bagaimana kalau perasaan itu bertahan sampai mereka dewasa??

A Beautiful Sunflower Masha Allah

Let this sunflower reminded us, that even if we have different in whatever it is, still we share the same beautiful earth and live under the same sky.

Tentang Takdir

Aku tidak mengerti bagaimana jalannya takdir. Sesaat yang lalu aku memandang langit dari sebuah pantai nan indah di pulau bali. Bahagia rasanya. Saat ini pun aku menatap langit. Tapi tak sama. Tak bahagia. Aku menatap langit dari jendela kamar rumah sakit tempat bapak dirawat. Entahlah. Tak ada kebahagiaan meski ku menatap langit yang sama.

Ujian Ketaatan

“Betapa sedihnya, Nabi Ibrahim. Turun perintah Allah untuknya. Anak yang tercinta harus disembelihnya. Untuk membuktikan ketaatannya.” Begitulah. Sepenggal lirik lagu dari sebuah mainan yang diamanahkan untuk Azam. Berulang-ulang mainan itu saya mainkan bersama Azam. Berulang-ulang pula lah saya mendengarkan lirik lagu itu. Ya Allah. Begitu beratnya ujian ketaatan seorang Nabi. Nabi Ibrahim diuji untuk menyembelih anak kandungnya sendiri, Nabi Ismail. Bayangkan bagaimana perasaan seorang ayah yang telah begitu lama mendamba hadirnya seorang anak. Namun, ketika ia hadir turun perintah dari Allah untuk menyembelihnya. Bagaimana pula perasaan seorang anak ketika ayahnya diperintahkan untuk menyembelihnya. Untuk apa? Untuk menguji ketaatannya! Dan mereka lulus! Masha Allah. Lalu bagaimana dengan saya? Seorang manusia biasa yang masih banyak sekali mengeluhnya. Pantaskah saya mengaku sudah taat pada Allah? Tidak. Sungguh sangat tidak sebanding dengan Nabi Ibrahim d...

Kamu Tahun Baruan?

Pas pergantian tahun kemarin pada ngerayain nggak teman-teman? Kalau saya entah kenapa dari dulu nggak terlalu excited sama yang namanya tahun baruan. Mungkin karena sejak dulu sama orang tua nggak dibolehin kemana-mana juga pas malam tahun baru hehe. Paling yang bikin excited biasanya pas malam tahun baru ada film bagus yang ditayangin di tv. Meski sekarang nggak terlalu excited juga sih karena zaman sekarang sudah bisa download film terbaru di internet, eh, hehe. Lagipula menurut saya merayakan pergantian tahun sebegitu hebohnya juga pemborosan. Toh pergantian tahun juga sama seperti hari-hari biasa kan. Apakah ada yang special? Let me know if you do. Apalagi sebagai seorang muslim pergantian tahun baru kita sebetulnya itu bukan tahun Masehi tapi Hijriah yaitu setiap tanggal 1 Muharram. Peristiwa bersejarah hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah menjadi awal perhitungan kalender dalam islam. Tapii bukan berarti mesti diperingati dengan heboh dan boros juga yaa. Alangkah ...

Gorengan

Adakah yang tidak familiar dengan makanan satu ini? I don’t think so, hehe. Kayaknya mayoritas pada tau apa itu gorengan, betul? Ada pisang goreng, ote-ote, tahu isi, tempe menjes, rondo royal, pohong goreng, sampe telo goreng. Itu macam-macam gorengan yang umum di Surabaya sih. Di kota-kota lain mungkin beda namanya tapi kurang lebih sama bahan-bahannya. Makanan ini paling enak buat camilan pagi, siang, maupun sore. Mau di rumah, di sekolahan, di kantor, dimana aja bisa dijadiin camilan. Apalagi ditemenin sama teh manis anget-anget. Apalagi pas lagi hujan di kantor sore-sore. Masha Allah nikmatnyaaa. Tapiii, harus tetep diperhatikan untuk tidak terlalu sering mengonsumsi gorengan yaa. Kenapa? Karena kandungan minyaknya itu loo. Apalagi minyak yang dipakai minyak jelantah alias sudah dipakai berkali-kali kan makin tidak sehat (lebih jelasnya bisa dibaca pada artikel berikut ini http://www.alodokter.com/jangan-lupa-diri-menikmati-gorengan ). Kalau saya kebanyakan gorengan biasanya...

Sebuah benda bernama Smartphone

Mau beropini sedikit nih tentang bagaimana smartphone sangat mampu untuk mengubah pola bersosialisasi kita dengan lingkungan sekitar. Jadi begini ceritanya. Hari Sabtu kemarin saya mengikuti senam hamil (Alhamdulillah, yes Iam pregnant and it’s already 8 months) di salah satu Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) swasta di kota Surabaya. Waktu itu saya datang sekitar pukul 09.00 WIB karena emang infonya senam hamil dimulai pukul 9 pagi. Tapi ternyata saya adalah peserta pertamax yang datang pada hari itu, lumayan seneng sih karena tumbenan bisa dateng tepat waktu (ya saya jujur mengakui bahwa saya biasanya suka ngaret, tipikal org Indonesia banget kan ya, eh, ahahaha). Setelah registrasi dan timbang berat badan saya ganti baju yang sudah disiapkan dari pihak RSIA. Trus saya pilih matras agak depan yang deket sama instrukturnya (maklum mata minus dan silinder dan lagi nggak bawa kacamata jadi nggak kliatan klau kejauhan). Nggak lama setelah itu, dateng lagi satu persatu peserta senam hamil ...

Curhat Dikit

Saya belum pernah merasa tidak nyaman tinggal di Surabaya sebelumnya. Ini kota kelahiran saya yang semenjak itu saya belum pernah beranjak tinggal di kota lain selain Surabaya. Sebetulnya banyak sekali perubahan yang sudah dilakukan oleh Pemerintah Kota Surabaya. Tapi, entah mengapa akhir-akhir ini saya merasa tidak nyaman tinggal di Surabaya. Kota ini semakin ramai saja rasanya. Macet dan polusi menjadi dua hal utama yang membuat saya tidak nyaman. Kualitas udara Surabaya buruk. Betulkah itu? Saya mengatakan hal ini berdasarkan opini saya saja sih karena saya tidak mempunyai latar belakang pendidikan dibidang lingkungan atau kesehatan. Memang sudah banyak taman dan penghijauan yang dilakukan Pemerintah Kota Surabaya di era kepemimpinan Ibu Tri Rismaharini, namun jumlah kendaraan bermotor yang berseliweran di jalanan kota Surabaya juga semakin banyak, iya tidak? Sekali lagi, saya mengatakan hal ini berdasarkan opini perasaan saya saja karena tidak mempunyai data riil mengenai hal ters...

Ekspektasi vs Realita

Pernah dengar kata programmer? Apa yang terlintas dibenak anda ketika mendengar ada seseorang yang bekerja sebagai programmer? Keren? Pintar? Langka? Atau bingung? Hehe. Baiklah kita bahas sedikit mengenai profesi programmer. Apa itu programmer? Jadi menurut informasi yang saya dapatkan dari www.codepolitan.com , " programmer adalah seseorang yang mampu menyelesaikan masalah dengan menggunakan bahasa pemrograman. Mereka mempunyai banyak kemampuan terdiri dari berbagai level, mereka handal dalam menulis kode, mengerti algoritma dan sering bekerja sendiri" . Sepertinya keren kan ya? Tapi tunggu dulu. Ceritanya saya sekarang pindah ke tempat kerja baru sebagai programmer. Awalnya saya pikir keren kali ya kerja jadi programmer. Apalagi di tempat saya kerja saya lah satu-satunya programmer. Tapii ternyata ekspektasi tidak sesuai dengan realita. Ekspektasi saya bakalan kerja ngoding trus alias bikin aplikasi terus. Ternyataaaa!! Banyak pekerjaan lain yang harus saya lakukan ju...

#HelpfulPlace : Istri Nyaman, Suami Senang

Hai ACE Indonesia. Saya mau berbagi pengalaman tentang hunian yang nyaman nih. Dua bulan yang lalu tepatnya tanggal 4 Maret 2017 saya baru saja menikah dengan seorang pria yang saya cintai. Kami sama-sama tinggal di Surabaya tapi bekerja di kota yang berbeda. Istilahnya sekarang Long Distance Marriage atau Pernikahan Jarak Jauh. Suami bekerja di Balikpapan sementara saya bekerja di Surabaya. Setelah menikah kami hanya punya waktu empat hari untuk menghabiskan waktu bersama sebagai pengantin baru karena suami sudah harus kembali bekerja di hari kelima. Awalnya kami bingung sekali mau tinggal dimana. Di rumahsuami atau di rumah saya, eh tapi keduanya masih numpang rumah orang tua sih, hehe. Alhasil keputusannya sementara tinggal di rumah suami dulu karena jauh hari sebelum menikah suami sudah menyiapkan satu kamar untuk kami di lantai dua atas rumahnya. Saya bersyukur karena satu permasalahan sudah terpecahkan. Tapi ternyata suami masih memikirkan banyak hal. Satu, kasur di kamar suam...

Mengapa Berbeda?

Ada yang berbeda ketika saya memakai hitam putih dan mereka memakai coklat. Seperti langit dan bumi yang jauh sekali jaraknya. Padahal saya dan mereka sama-sama menapak ke bumi. Mengapa berbeda? Padahal saya dan mereka sama-sama berada di rumah yang sama. Mengapa berbeda? Apakah tertulis hitam di atas putih yang menjelaskan perbedaan itu? Tidak, tidak ada. Tapi mengapa selalu berbeda? Bahkan hal kecil seperti seragam pun bisa membuat kita merasa berbeda dengan orang lain. Hati-hati jika itu adalah perasaan lebih baik atau lebih tinggi dari orang lain. Setinggi-tingginya manusia itu cuma setitik debu di alam semesta ini. Hitam putih dan coklat pun tidak akan ada bedanya dari atas sana. Cuma setitik debu. Iya kan?

Kamu Sarjana Teknik Informatika?

Lulusan IT tapi takut kerja dibidang IT? Saya banget! Saya lulus dari sebuah Perguruan Tinggi Negeri sebagai Sarjana Terapan Komputer. Dulu saat masih menjadi mahasiswa jenjang Diploma 3 saya berpikiran bahwa sebagai mahasiswa jurusan teknik informatika saya harus menguasai bahasa pemrograman atau bahasa gaulnya ngoding, yaitu sebuah ilmu mengolah barisan perintah di komputer untuk menjalankan suatu fungsi tertentu. Hasil dari pemrograman tadi dapat berupa aplikasi desktop, website, ataupun mobile.  Waktu itu saya merasa kalau pemrograman itu sulit karena kita harus berpikir sistematis, logis, dan solutif pada saat yang bersamaan. Intinya, tujuan dari ngoding itu untuk mempermudah pekerjaan manusia yang sebelumnya rumit menjadi sederhana. Sulit kan? Entah karena bukan minat saya atau kemampuan ngoding yang memang pas-pasan jadinya semasa kuliah dulu saya cuma pasang target yang penting bisa lulus disetiap mata kuliah saja sudah Alhamdulillah banget, cari aman aja gitu istilahn...

Egois

Tidak adil jika kamu meminta dia untuk menyerah hanya karena kamu tidak bisa menerima masa lalunya. Kamu yakin mencintainya? Setauku mencintai tidak seegois itu.

Saya, Syukur, dan Sabar

Manusia itu tidak pandai bersyukur? Memang iya? Saya tidak tahu bagaimana dengan orang lain. Tapi saya mengakui itu. Jadi bukan manusia, tapi seharusnya kalimat yang betul adalah saya itu tidak pandai bersyukur . Bukankah Allah selalu mengajarkan kita untuk bersyukur dan bersabar? Tapi kenapa masih sulit sekali untuk bersyukur dan bersabar pada goncangan pertama? Tahu kan maksudnya? Goncangan pertama itu ketika pertama kali kita diuji seketika itu pula kita paham bahwa semuanya adalah millk Allah dan akan kembali pada Allah. Bersyukur dan bersabar. Apapun itu. Sulit sekali bukan? Atau hanya menurut saya saja? Entahlah. Tapi yang jelas setau saya hukum sebuah teori itu selalu bergandengan dengan pembuktian. Belum jelas teori tersebut kalau belum dibuktikan. Belum jelas syukur dan sabar itu kalau belum diuji. Apakah begitu? Surabaya, 14 Februari 2016

Rumit

Pernah tidak kamu mengerjakan soal matematika yang rumit sekali? Persamaan-persamaan apalah itu yang baru dilihat saja sudah bikin puyeng. Ah, itu masih belum seberapa. Pernah tidak kamu tahu ada seorang perempuan yang bingung dengan perasaannya sendiri? Apa kamu bisa memecahkannya? Jangankan kamu, perempuan itu sendiri saja belum tentu bisa. Ini lebih rumit dari soal matematika paling rumit sekalipun! Mungkin hanya Allah saja yang tahu bagaimana sebenarnya perasaan seorang perempuan itu. Maha Besar Allah yang menggenggam hati setiap hambaNya. Termasuk perempuan. Termasuk saya. Nah! Surabaya, 14 Februari 2016

(A Very Latepost) Happy New Year 1436 H !

It’s already Rabiul Awal I know, it has been six months since 1 Muharram. I have lots story to write but yet I haven’t put any of it on here. Well, maybe the first thing I would like to say is Happy New Year 1436 Hijriah to all my muslim brothers and sisters! May all your wish come true this year. Okay, before talking about new hopes for the new year, lets talk about experiences of last year. Last year was such an amazing year. Alhamdulillah I did make some of my dreams came true, it’s really is! It was written on this blog too last year click here  I did hiked Ranukumbolo and Mt. Ijen yeeayy!! I dont know how could I memorize all the beauty that Allah has given to me last year, thank you Allah for every tears and laugh, for every success and failure, for every love and hate, for every gain and lost, for every rise and fall, for every new person I’ve met, for every places I’ve visited, for every knowledge I’ve learned. Thank you for everything, thank you Allah for always push me t...