Skip to main content

Ekspektasi vs Realita

Pernah dengar kata programmer? Apa yang terlintas dibenak anda ketika mendengar ada seseorang yang bekerja sebagai programmer? Keren? Pintar? Langka? Atau bingung? Hehe. Baiklah kita bahas sedikit mengenai profesi programmer. Apa itu programmer? Jadi menurut informasi yang saya dapatkan dari www.codepolitan.com, "programmer adalah seseorang yang mampu menyelesaikan masalah dengan menggunakan bahasa pemrograman. Mereka mempunyai banyak kemampuan terdiri dari berbagai level, mereka handal dalam menulis kode, mengerti algoritma dan sering bekerja sendiri". Sepertinya keren kan ya? Tapi tunggu dulu.

Ceritanya saya sekarang pindah ke tempat kerja baru sebagai programmer. Awalnya saya pikir keren kali ya kerja jadi programmer. Apalagi di tempat saya kerja saya lah satu-satunya programmer. Tapii ternyata ekspektasi tidak sesuai dengan realita. Ekspektasi saya bakalan kerja ngoding trus alias bikin aplikasi terus. Ternyataaaa!! Banyak pekerjaan lain yang harus saya lakukan juga seperti membuat surat, membuat undangan, interview klien, bahkan fotokopi berkas. Hmmm. Programmer brasa anak magang! Ahihi. Belum lagi ada pekerjaan baru yang harus saya lakukan yaitu mengolah data. Sebuah pekerjaan yang benar-benar baru untuk saya. Oleh karena saya tidak ada latar belakang statistik jadi saya harus belajar dari awal bagaimana mengolah data dengan baik dan benar. Alhamdulillah semua yang ada sekarang harus disyukuri meski ekspektasi tidak sesuai dengan realita. Toh Alhamdulillah bisa nambah ilmu, teman baru, lingkungan baru, dan pengalaman baru. Itung-itung sebagai usaha untuk keluar dari zona nyaman juga, hehehe.

Comments

Popular posts from this blog

Kamu Tahun Baruan?

Pas pergantian tahun kemarin pada ngerayain nggak teman-teman? Kalau saya entah kenapa dari dulu nggak terlalu excited sama yang namanya tahun baruan. Mungkin karena sejak dulu sama orang tua nggak dibolehin kemana-mana juga pas malam tahun baru hehe. Paling yang bikin excited biasanya pas malam tahun baru ada film bagus yang ditayangin di tv. Meski sekarang nggak terlalu excited juga sih karena zaman sekarang sudah bisa download film terbaru di internet, eh, hehe. Lagipula menurut saya merayakan pergantian tahun sebegitu hebohnya juga pemborosan. Toh pergantian tahun juga sama seperti hari-hari biasa kan. Apakah ada yang special? Let me know if you do. Apalagi sebagai seorang muslim pergantian tahun baru kita sebetulnya itu bukan tahun Masehi tapi Hijriah yaitu setiap tanggal 1 Muharram. Peristiwa bersejarah hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah menjadi awal perhitungan kalender dalam islam. Tapii bukan berarti mesti diperingati dengan heboh dan boros juga yaa. Alangkah ...

Ah, Ternyata Aku

17 September 2012 Hari ini aku dapet dua kabar yang sangat bertolak belakang. Pertama, hasil tes LJ D4 PENS udah keluar, sesuai dugaan, aku nggak masuk. Aku dapet kabar ini waktu nunggu interview di Shafira Tour and Travel. Bayangkan gimana shocknya denger kabar itu, tapi untungnya aku udah selese interview, jadi sedikit bisa menenangkan diri.   Kedua, hasil tes interview Shafira Tour and Travel langsung diumumin hari itu, Alhamdulillah I got the job! Rasanya seperti dejavu 3 tahun lalu waktu liat pengumuman SNMPTN yang hasilnya sama, nggak diterima juga. Mengingat aku sudah mengalami hal yang serupa dulu, harusnya aku bisa lebih tangguh menerima yang sekarang. Tapi sehebat apapun aku belajar dari 3 tahun lalu, eh masih aja sedih banget rasanya denger kabar itu.

Rumit

Pernah tidak kamu mengerjakan soal matematika yang rumit sekali? Persamaan-persamaan apalah itu yang baru dilihat saja sudah bikin puyeng. Ah, itu masih belum seberapa. Pernah tidak kamu tahu ada seorang perempuan yang bingung dengan perasaannya sendiri? Apa kamu bisa memecahkannya? Jangankan kamu, perempuan itu sendiri saja belum tentu bisa. Ini lebih rumit dari soal matematika paling rumit sekalipun! Mungkin hanya Allah saja yang tahu bagaimana sebenarnya perasaan seorang perempuan itu. Maha Besar Allah yang menggenggam hati setiap hambaNya. Termasuk perempuan. Termasuk saya. Nah! Surabaya, 14 Februari 2016