Skip to main content

Tersenyumlaah :)



Hidup terkadang memaksa kita untuk mundur, atau bahkan memaksa tubuh kita untuk terjatuh. Kata orang hidup itu perjuangan. Kadangkala sedih, kadangkala bahagia. Dasar manusia yang mau enaknya saja, bahagia selamanya. Bagaimana bisa merasakan bahagia jika tidak pernah merasakan kesedihan? Itu sama halnya dengan menyukai manis tanpa pernah mencoba pahit. Ada hal-hal yang seharusnya tidak perlu kita pikirkan terlalu dalam entah sedih atau bahagia karena semuanya bagaikan roda berputar yang senantiasa berganti. Pahit tidak selamanya pahit pun manis tidak selamanya manis. Hati kita memang harus merasakan terluka agar merindu bagaimana rasanya bahagia. Hati kita memang harus merasa sepi agar merindu bagaimana rasanya jenuh. Begitu pula sebaliknya. Maha Besar Allah Yang Maha Membolak-balikkan hati. Bersyukurlah jika hatimu kadang sedih kadang bahagia. Itu berarti hatimu masih hidup. Lewati saja semuanya dengan keyakinan kuat bahwa semua ini tidak selamanya. Tersenyumlah. Kita tidak pernah sendiri. Allah selalu bersama kita. Tapi apakah kita selalu menghadirkan Allah sepanjang waktu? Pikirkan itu.

Surabaya, 29 November 2014

Comments

Popular posts from this blog

Kamu Tahun Baruan?

Pas pergantian tahun kemarin pada ngerayain nggak teman-teman? Kalau saya entah kenapa dari dulu nggak terlalu excited sama yang namanya tahun baruan. Mungkin karena sejak dulu sama orang tua nggak dibolehin kemana-mana juga pas malam tahun baru hehe. Paling yang bikin excited biasanya pas malam tahun baru ada film bagus yang ditayangin di tv. Meski sekarang nggak terlalu excited juga sih karena zaman sekarang sudah bisa download film terbaru di internet, eh, hehe. Lagipula menurut saya merayakan pergantian tahun sebegitu hebohnya juga pemborosan. Toh pergantian tahun juga sama seperti hari-hari biasa kan. Apakah ada yang special? Let me know if you do. Apalagi sebagai seorang muslim pergantian tahun baru kita sebetulnya itu bukan tahun Masehi tapi Hijriah yaitu setiap tanggal 1 Muharram. Peristiwa bersejarah hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah menjadi awal perhitungan kalender dalam islam. Tapii bukan berarti mesti diperingati dengan heboh dan boros juga yaa. Alangkah ...

Ah, Ternyata Aku

17 September 2012 Hari ini aku dapet dua kabar yang sangat bertolak belakang. Pertama, hasil tes LJ D4 PENS udah keluar, sesuai dugaan, aku nggak masuk. Aku dapet kabar ini waktu nunggu interview di Shafira Tour and Travel. Bayangkan gimana shocknya denger kabar itu, tapi untungnya aku udah selese interview, jadi sedikit bisa menenangkan diri.   Kedua, hasil tes interview Shafira Tour and Travel langsung diumumin hari itu, Alhamdulillah I got the job! Rasanya seperti dejavu 3 tahun lalu waktu liat pengumuman SNMPTN yang hasilnya sama, nggak diterima juga. Mengingat aku sudah mengalami hal yang serupa dulu, harusnya aku bisa lebih tangguh menerima yang sekarang. Tapi sehebat apapun aku belajar dari 3 tahun lalu, eh masih aja sedih banget rasanya denger kabar itu.

Rumit

Pernah tidak kamu mengerjakan soal matematika yang rumit sekali? Persamaan-persamaan apalah itu yang baru dilihat saja sudah bikin puyeng. Ah, itu masih belum seberapa. Pernah tidak kamu tahu ada seorang perempuan yang bingung dengan perasaannya sendiri? Apa kamu bisa memecahkannya? Jangankan kamu, perempuan itu sendiri saja belum tentu bisa. Ini lebih rumit dari soal matematika paling rumit sekalipun! Mungkin hanya Allah saja yang tahu bagaimana sebenarnya perasaan seorang perempuan itu. Maha Besar Allah yang menggenggam hati setiap hambaNya. Termasuk perempuan. Termasuk saya. Nah! Surabaya, 14 Februari 2016