Skip to main content

Complicated Me


Akhir-akhir ini tidak produktif, sangat malah. Padahal untuk mengatasi masa-masa bosan dan jenuh dengan aktifitas, Alhamdulillah aku selalu menemukan cara yang cukup efektif, nyetok buku. Yup, stok buku kali ini “Berjalan di atas cahaya” by Hanum Rais dan “9 Summers 10 Autumns” by Iwan Kurniawan. Nice book isnt it? Pilihan buku pertama yang dibaca jatuh pada  “Berjalan di atas cahaya”, FYI guys, until now on I havent finish yet reading this book while I had bought it months ago! what a thing! Entahlah kenapa bisa begitu. Next activity I used to do when Iam getting bored is writing. Poor me, you can see there’s no new post in my blog. I havent write anything for months! Haaaiish.

Okey, I talked to mysefl to try another activity to showing up my spirit. Meets up with friends, yippii!! Beberapa waktu yang lalu ketemuan sama thong2, my best sister, daaan cerita ngalor ngidul mengenai kehidupan kita masing-masing after college. Alhamdulillah, Iam feeling better. Seperti biasa,  bicara soal mimpi tidak pernah kami lewatkan, and yes Iam feeling better one more time. perasaan jenuh dan bosan dengan aktifitas keseharian perlahan-lahan menghilang. Okey then, Iam ready to rock the next day!

As I told you before, Iam feeling better, it means Iam not really really better. I just need more positive thing to showing up my spirit. Meets up with friends again. Voilaa, kali ini ketemuan sama saudari perjuangan di UKKI dulu, waktu MA minggu kemarin. Heem, suasana seperti ini rasanya sudah lama tidak aku rasakan. Forum diskusi dan bertukar pendapat yang selalu memaksa otak kita untuk berpikir cerdas dan kreatif, ya, mendayagunakan otak untuk berpikir kreatif, something that I left for months, otak jadi beku rasanya, I couldnt think like the way they did. Semacam menjadi orang bodoh karena susah berpikir kritis. Iam jelous with them, uuurrggh. Apa yang aku alami saat ini rasanya membingungkan, entahlah. Kata hati untuk berontak tapi fakta sangat tidak mendukung. Mungkinkah rasa bosan dan jenuh sudah mencapai puncaknya? It's complicated.

Allah, I really miss my old self, I know I cannot be like that, I have to be thankful for what Iam now. Maybe it is Your way to make the better of me. I really miss my crazy dreams, something that can push myself to work hard for them, to catch them. Allah, please always make me hold my dreams, I dont want to lose them. Bangunkan aku kembali untuk berani mengejar mimpi-mimpiku. Aku rindu sekali denganmu. My dreams.

.in a very confusing mind and heart.

Comments

Popular posts from this blog

Kamu Tahun Baruan?

Pas pergantian tahun kemarin pada ngerayain nggak teman-teman? Kalau saya entah kenapa dari dulu nggak terlalu excited sama yang namanya tahun baruan. Mungkin karena sejak dulu sama orang tua nggak dibolehin kemana-mana juga pas malam tahun baru hehe. Paling yang bikin excited biasanya pas malam tahun baru ada film bagus yang ditayangin di tv. Meski sekarang nggak terlalu excited juga sih karena zaman sekarang sudah bisa download film terbaru di internet, eh, hehe. Lagipula menurut saya merayakan pergantian tahun sebegitu hebohnya juga pemborosan. Toh pergantian tahun juga sama seperti hari-hari biasa kan. Apakah ada yang special? Let me know if you do. Apalagi sebagai seorang muslim pergantian tahun baru kita sebetulnya itu bukan tahun Masehi tapi Hijriah yaitu setiap tanggal 1 Muharram. Peristiwa bersejarah hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah menjadi awal perhitungan kalender dalam islam. Tapii bukan berarti mesti diperingati dengan heboh dan boros juga yaa. Alangkah ...

Ah, Ternyata Aku

17 September 2012 Hari ini aku dapet dua kabar yang sangat bertolak belakang. Pertama, hasil tes LJ D4 PENS udah keluar, sesuai dugaan, aku nggak masuk. Aku dapet kabar ini waktu nunggu interview di Shafira Tour and Travel. Bayangkan gimana shocknya denger kabar itu, tapi untungnya aku udah selese interview, jadi sedikit bisa menenangkan diri.   Kedua, hasil tes interview Shafira Tour and Travel langsung diumumin hari itu, Alhamdulillah I got the job! Rasanya seperti dejavu 3 tahun lalu waktu liat pengumuman SNMPTN yang hasilnya sama, nggak diterima juga. Mengingat aku sudah mengalami hal yang serupa dulu, harusnya aku bisa lebih tangguh menerima yang sekarang. Tapi sehebat apapun aku belajar dari 3 tahun lalu, eh masih aja sedih banget rasanya denger kabar itu.

Rumit

Pernah tidak kamu mengerjakan soal matematika yang rumit sekali? Persamaan-persamaan apalah itu yang baru dilihat saja sudah bikin puyeng. Ah, itu masih belum seberapa. Pernah tidak kamu tahu ada seorang perempuan yang bingung dengan perasaannya sendiri? Apa kamu bisa memecahkannya? Jangankan kamu, perempuan itu sendiri saja belum tentu bisa. Ini lebih rumit dari soal matematika paling rumit sekalipun! Mungkin hanya Allah saja yang tahu bagaimana sebenarnya perasaan seorang perempuan itu. Maha Besar Allah yang menggenggam hati setiap hambaNya. Termasuk perempuan. Termasuk saya. Nah! Surabaya, 14 Februari 2016